Google Algorithm

Ketika saya pertama kali mendengar Google Search Engine, terlintas pertama kali adalah sebuah mesin pencarian website. Namun hal ini tidak lagi menjadi milik dunia internet, saat ini algoritma pada Google Page Rank sedang dikembangkan oleh sekelompok ilmuan untuk mendeteksi kanker pankreas.

Masih ingatkah dengan mantan CEO Apple Steve Jobs yang menderita kanker pankreas hingga akhir hidupnya. Belajar dari kejadian tersebut para ilmuwan di bidang kesehatan memerluan alat diagnostik yang lebih baik untuk mendeteksi gejala kanker pada tahap awal. Algoritma Google Page Rank menginspirasikan cara baru untuk menentukan stadium kanker dan pengobatannya.

Para peneliti dari Dresden University of Technology bekerjasama dengan RES protect, sebuah perusahaan di bidang bio teknologi mendesain versi modifikasi dari algoritma Google Page Rank untuk memeringkat sekitar 20.000 protein berdasarkan relevansi genetik untuk melihat perkembangan dari kanker pankreas. Hasil dari penelitian ini telah dipublikasi di Plos Computational Biology.

Dengan menggunakan Google Page Rank sebagai model, dimana memeringkat halaman web berdasarkan berapa banyak link yang terhubung, para peneliti menggunakan dasar ini untuk membuat strategi baru. Protein dalam sel saling terhubung melalui jaringan fisik dan pola interaksi, dan informasi ini digunakan untuk menemukan koneksi protein tertentu untuk menilai agresivitas pada kanker pankreas.

Penelitian ini masih memerlukan validasi lebih lanjut untuk uji klinis, akan tetapi konsep ini menjanjikan dan membuka batasan dalam metode penelitian dalam mendesain obat.

Via: blog.drchrono.com

Dukung Mobgenic

Jadilah bagian dari komunitas kreator dan dukung Mobgenic untuk bisa tetap berbagi artikel yang menarik dengan memberikan donasi.

*Donasi melalui aplikasi Saweria

Share.